Love Me Love You
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Juni 2012

Sekilas Mengenai Andragogi

“Andragogi” , apa ya kira-kira itu?
Andragogi  Secara etimologis, andragogi berasal dari bahasa Latin “andros” yang berarti orang dewasa dan “agogos“ yang berarti memimpin atau melayani. Jadi dapat kita simpulkan pengertiannya, bahwa andragogi adalah sebagai seni dan ilmu dalam membantu peserta didik (orang dewasa) untuk belajar (the science and arts of helping adults learn).
Kira-kira proses apa ya yang dilakukan dalam mendidik orang dewasa??? Beberapa proses yang dilakukan antara lain :
1.      Pemberian motivasi
Motivasi adalah alasan utama munculnya Andragogi. Manusia khususnya orang deasa sebenarnya tak akan berhenti untuk belajar. Mereka terus terdorong untuk mencari sesuatu yang baru, sehingga akhirnya mereka belajar mengembangkan sesuatu yang baru.
2.      Proses Trial and Error
Manusia Dewasa pada umumnya lebih senang menggunakan metode Trial and Error daripada bertanya pada orang lain. Mereka terus mencoba-coba berbagai cara sehingga ditemukan alah satu penjelasan yang tepat. Begitulah orang dewasa pada umumnya.
3.      Pemanfaatan Teknologi
Sebenarnya ini tergantung juga pada orang dewasa yang bagaimana. Pada saat orang dewasa memiliki motivasi yang kuat, maka mereka akan menggunakan media yang ada dalam proses belajar mereka.
Jadi, dapat disimpulkan bukan hanya anak saja yang belajar, tetapi orang tua juga akan terus belajar. Satu penekanan dalam Andragogi, proses belajar yang dimaksud bukan berarti pembelajaran anak sekolahan pada umumnya, yaiyu berupa ilmu. Tapi, belajar di sini dapat berupa pengalaman dan skill serta knowledge baru akan suatu hal. Jadi, jangan heran ya kalau banyak orang dewasa yang belajar jauh lebih keras dari anak sekolahan.
PS : Dunia Cenderung Terbalik, dimana bukan anak lagi yang sekolah, melainkan orang Dewasa.
“(^_______^)”

Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah

·   Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah
Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang bergerak dalam bidang pendidikan yang mengkhusukan pada metode pengajaran dan pembelajaran. Psikologi pendidikan memiliki cakupan yang sangat luas, karena pendidikan itu pada dasarnya sangat luas. Psikologi pendidikan dapat bergerak dalam sekolah, perguruan tinggi, akademi, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan.
Psikologi Sekolah adalah cabang ilmu Psikologi yang meliputi masalah pendidikan tapi dalam ruang lingkup yang lebih sempit yaitu sekolah. Psikologi Sekolah mengatur atau mengelola permasalahan yang ada di dalam sekolah.

·   Perbedaan Psikolog Sekolah dan Pendidikan
Perbedaan Psikolog Pendidikan sekolah dan pendidikan dapat dilihat dari ruang lingkupya.
Psikolog pendidikan dapat bergerak dalam ruang yang luas, berbeda dengan psikolog sekolah yang hanya bergerak pada ruang lingkup sekolah. Selain itu, psikolog pendidikan memiliki peran dalam pembentukan kurikulum sekolah atau pembelajaran. Program yang dibuat psikolog pendidikan biasanya sama untuk tiap sekolah. Selain itu dapat memngembangkan program yang dapat membantu perkembangan pendidikan secara menyeluruh.
      Psikolog sekolah berperan dalam lingkungan sekolah dan biasanya program berbeda tiap sekolah tergantung pengembangannya. Salah satu peranannya adalah memberikan nasehat mengenai masalah yang ada di dalam sekolah. Selain itu, psikolog sekolah berperan dalam pembinaan murid, juga guru. Pengembangan kognitif, kreatif, etik, dan kemampuan siswa dalam ruang lingkup sekolah dapat menjadi peranan psikolog sekolah. Segalah hal yang berhubungan dengan pengembangan lingkungan sekolah dapat menjadi peran Psikolog Sekolah.

Sumber :
  • Santrock, J.W. 2010. Psikologi Pendidikan edisi kedua. Jakarta: Kencana
  • Sukadji, S. 2000. Psikologi pendidikan dan psikologi sekolah. Depok: Lembaga Pengambangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
  • Google : Perbedaan Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah

Disability Learning : Apa sih yang Janggal???

Sekarang ini sering dikenal istilah Disability Children atau Children With Disabilities. Hal itu digunakan untuk menjelaskan anak-anak yang perlu mendapatkan pendidikan khusus. Salah satu gangguan tersebut sering disebut sebagai Disability Learning. Tapi jika ditinjau lebih lanjut, ada yang aneh pada gangguan ini. Disability diartikan sebagai ketidakmampuan dimana anak mempunyai intelegensi normal atau diatas rata-rata, serta tidak mampu dalam satu bidang pelajaran atau lebih. Dari definisi itu ditemukan sebuah keanehan. Teori tersebut mengatakan bahwa anak dengan IQ rata-rata bahkan diatas normal jika tidak mampu dalam satu bidang pelajaran digolongkan dalma anak berkebutuhan khusus. Bukankah itu aneh??? Jika teori itu berkata demikian, gimana anak yang memang normal??? Bukan kah itu wajar jika seorang anak tidak menguasai satu bidang pelajaran tertentu??

Pembahasan sementara :
Memang benar juga seperti yang di ungkapkan di atas. Tapi mungkin maksud ketidakmampuan di sini adalah ketidakmampuan anak untuk menangkap suatu pelajaran tertentu. Memang itu wajar dan terlalu tidak enak jika dikatakan disabilities. Tapi berdasarkan kesepakatan serta riset hal tersebut digolongkan kedalam disabilities. Tapi sebenarnya, harus diingat satu hal, ketidakmampuan ini kerap diikuti oleh factor lain seperti nalar, konsentrasi, kemampuan mendengar, dan berbahasa. Jadi karena factor itu juga hal ini kerap dikatakan sebagai keidakmampuan dalam proses belajar.

Sumber :
Santrock, John . 2010. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta : Kencana

Intellegence and Intellegence’s Score

Sekarang ini banyak pemahaman yang salah mengenai Intellegence dan Intellegence’s Score. Banyak orang menganggap bahwa skor intelegensi sama dengan intelegensi seseorang. Sebenarnya pada kenyataannya itu berbeda, termasuk dalam pemaknaannya serta perubahan yang dapat terjadi di dalamnya.  Timbul beberapa pertanyaan :
Sebenarnya apa sih perbedaan yang nyata antara Intelegensi dan skor Intelegensi??????Apakah Intelegensi itu bisa berubah???Apa sih Peranan intelegensi dalam kehidupan sehari-hari???

Pembahasan :
            Sebenarnya secara umum Skor Intelegensi adalah Nilai intelegensi yang diperoleh berdasarkan hasil tes. Sedangkan Intelegensi merupakan sebuah kemampuan kognitif, kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan, serta kemampuan manusia dalam memecahkan permasalahan. Jadi, jelas tampak perbedaannya, bahwa skor intelegensi itu berupa nilai yang bersifat numeric. Tapi Intelegensi bukan. Atau lebih nyatanya, hasil dari pengukuran intelegensi itu adalah Skor Intelgensi.

            Jika ditanya mengenai perubahan, pada dasarnya Intelegensi itu tak dapat berubah, melainkan yang dapat berubah adalah Skor Intelegensi. Tapi dengan catatan, biasanya skor itu tak dapat berubah secara drastic. Hanya dapat bertambah atau berkurang masih dalam ruang lingkup kelas skor intelegensi atau satu tingkat diatas atau dibawah dari itu. Jadi tidak ada perubahan yang signifikan dalam hal ini.

            Intelegensi hampir berpengaruh dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Diantaranya adalah :
·         Kemampuan Untuk Belajar dari Pengalaman
·         Beradaptasi dengan Lingkungan dan Kehidupan Sehari-hari
·         Kemampuan memecahkan masalah kehidupan sehari-hari

Ketiga hal tersebut sudah meliputi seluruh aspek kehidupan manusia. Jadi, Intelegensi itu berperan sangat penting, mutlak dibutuhkan untuk memperoleh hidup yang bahagia.

Sumber :
Santrock, John . 2010. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta : Kencana
Lahey, Benjamin.2007. Psychology an Introduction. New York : Mc Graw Hills

Tugas Kelompok : Fenomena Pendidikan

Nama kelompok :

Apakah penyebaran pendidikan sudah merata sekarang ini??
Truz apakah orang tua berperan aktif dalam pendidikan anak???
Apa sih pengaruh ekonomi dalam dunia pendidikan??
Sangat banyak pertanyaan yang muncul menyangkut masalah pendidikan. Pendidikan dapat di pandang dari segala sisi, bahkan dari segi ekonomi pendidikan mempunyai arti tersendiri. Dari beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, ada beberapa fenomena pendidikan yang dapat diangkat. Beberapa fenomena yang kami angkat adalah:

Kelompok Psikologi Pendidikan





Bagaimana pandangan dan penilaian kelompok sehubungan dengan kewajiban setiap mahasiswa yang mengikuti mata kuliah psikologi pendidikan 3 sks harus memiliki e-mail dan blog di tinjau dari uraian psikologi pendidikan dan fenomena pendidikan di indonesia, medan khususnya.

Upin & Ipin "Gimana Sih Cerita barunya?"

Introduction

Siapa sih yang tak kenal Ipin dan Upin??? Dua saudara kembar ini telah memiliki banyak penggemar, baik di nusantara maupun luar nusantara. Film animasi tersebut telah memiliki Edisi Spesial yang di beri judul "Upin & Ipin Geng : Pengembaraan Bermula"
Cerita bermula ketika musim durian tiba di kampung Durian Runtuh. Hal ini mengundang munculnya isu mengenai hantu durian. Berawal dari isu inilah akhirnya Ipin Upin beserta kawan-kawan mengalami petualangan yang menegangkan. Tersesat di hutan yang lebat, berjumpa dengan makhluk-makhluk aneh seperti Ope (Unknown Animal) dan Ular raksasa, serta bertarung menghadapi mereka yang disebut hantu durian . Seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka jugalah yang berhasil memecahkan kasus hantu durian tersebut.Hingga akhirnya, di tutup dengan perpisahan yang mengharukan, dimana Ipin Upin akan kehilangan kawan mereka. 

Sebenarnya gimana sih proses pembuatan Ipin dan Upin tersebut??????

Hampir sama dengan animasi lain. Tapi karena efek gambar bersifat 3D, pengaturan cahaya serta pembentukan karakter menjadi faktor yang penting. Pembuatan karakter-karakter menggunakan aplikasi 3D pada komputer yang dapat mempersingkat waktu dalam pembentukan karakter, dari 1 hari menjadi 1 klik. Tapi ternyata, bukan hanya komputer yang berperan dalam pembuatan animasi ini. Para staff juga sangat berjuang keras, diantaranya melakukan Survey ke lapangan dan pembuatan Script serta pengisian suara yang merepotkan. Tapi hasilnya, film ini tercipta juga setelah di tunggu bertahun-tahun. Lama juga ya...

Terus, apa sih kaitannya dengan Psikologi Pendidikan serta Teknologi???

Jelas berkaitan donk. Dimulai dari pembuatan film yang menggunakan media komputer. Aplikasi pengembangan proyek 3D tercipta karena adanya pendidikan. Hal ini kan merupakan salah satu penerapan Psikologi Pendidikan. Sebagai unsur tambahan, isi ceritanya juga mengandung unsur-unsur pendidikan. Jelas tampak hubungan pembuatan film itu dengan Psikologi Pendidikan.

Sumber : Ipin & Upin

Mastery Learning : Penguasaan Satu Konsep

  Mastery Learning adalah pembelajaran satu konsep atau topik secara menyeluruh sebelum pindah ke topic lain. Jadi pada dasarnya, seorang anak harus menguasai satu objek dulu sebelum melanjut ke objek yang lain. Hal ini berperan baik dalam perkembangan pendidikan anak, sebab ini mempersiapkan anak menghadapi pembelajaran berikut yang jauh lebih rumit dari sebelumnya.
      Tapi, dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan menerima pembelajaran pada anak tersebut berbeda-beda sesuai dengan perkembangannya. Ada yang bisa cepat menguasai satu konsep, dan ada yang tidak. Apakah Mastery Learning cocok diterapkan pada anak tersebut??? Bukankah dengan metode ini dapat menyebabkan seorang anak tertinggal pendidikannya dengan anak yg lain??
                                 
                   Pembahasan :
                 
Sebenarnya metode Mastery Learning bagus diterapkan bagi anak. Hal ini selain membantu mereka dalam hal pendidikan, juga akan mendorong kemampuan logika mereka, karena mereka akan terus dihadapkan pada satu permasalahan. Bagi anak yang perkembangannya lambat, ini tidak akan menjadi hambatan melainkan dapat menjadi alat bantu bagi mereka. Secara logika, apakah anak yang tidak menguasai konsep dasar bias menguasai konsep lanjutan??? Jelas tidak. Jadi dengan penerapan Mastery Learning, akan membantu anak masuk ke tahap berikutnya walaupun mungkin proses akan berjalan lambat. Tapi hal ini tidak akan menjadi perbedaan pendidikan anak, karena system ini merupakan system pendidikan dasar bagi setiap anak

Direct Instruction "Benar" atau "Salah"

Direct Instruction merupakan sebuah pendekatan Teacher-Centered yang terstruktur yang dicirikan oleh arahan dan control guru, ekspektasi tinggi guru terhadap kemajuan murid, maksimalisasi waktu dihabiskan murid untuk kegiatan akademik demi mendorong pengaruh negative menjangkau siswa. Jadi, focus hanya pada kegiatan akademik, sedangkan kegiatan non akademik diabaikan. 

          Pertanyaan :
·    Apakah pendekatan ini efektif dalam mendorong kemajuan siswa??? Sedangkan, jika diliat berdasarkan fakta, siswa yang maju ditinjau dari prestasi pada bidang akademik dan non-akademik.
·  Apakah Direct Instruction memang dapat menghambat pengaruh negative dari luar??? Bukannya kegiatan akademik tanpa dibarengi kegiatan non akademik akan berefek negative pada siswa??? 

Minggu, 17 Juni 2012

Teknologi dan Pendidikan

Teknologi merupakan salah satu tema penting dalam dunia pendidikan. Salah satu teknologi yang berkaitan dengan pendidikan adalah internet. Internet memberikan dampak yang besar bagi perkembangan pendidikan sekarang ini, baik itu dampak negatif maupun positif. Hal itu merupakan hal yang umum dalam lingkungan kita sehari-hari,ka. Tapi ada beberapa hal-hal spesifik yang sering di acuhkan orang-orang, karena menurut pandangan orang banyak secara umum internet itu hanya browsing dan pencarian informasi saja.
  1. Internet merupakan jaringan yang sangat luas, dan salah satu fitur yang dikembangkan adalah game. Apakah game tersebut baik yang bersifat online dan offline dapat mendukung perkembangan pendidikan anak????
  2. Jadi jika game tersebut berdampak positif, apakah itu bagus diterapkan pada anak??

Objek Utama Psikologi Pendidikan

Psikologi Pendidikan merupakan salah satu cabang ilmu Psikologi yang melingkupi aspek pendidikan. Dalam pengenalan awal terhadap Psikologi pendidikan ini sering ditemui beberapa permasalahan. 
 Diantaranya adalah
  1. Objek Psikologi pendidikan secara umum adalah pendidikan terhadap anak dan murid. Mengapa Psikologi pendidikan hanya membahas bagian itu saja? Bukankah pendidikan mencakup seluruh manusia tanpa terkecuali?
  2. Apakah sistem pengajaran efektif terhadap satu anak berbeda dengan anak yang lain?

Perkembangan Kognitif Pada Anak

            Kognitif  merupakan sebuah proses intelektual, seperti persepsi, memory, berpikir, dan bahasa dimana informasi tersebut diperoleh, di transformasi, di panggil kembali, dan akhirnya digunakan. Pemecahan masalah dan pencarian alternative termasuk ke dalam proses kognitif. Salah satu alternative masalah adalah Algorithms. Hal ini memunculkan beberapa pertanyaan, yaitu :
·         Apa sih Algorithms tersebut????
·         Bagaimana hubungannya dengan proses kognitif pada anak???
·         Apa sih kegunaan Algorithms tersebut???

Pembahasan :

            Mungkin istilah Algorithms masih terdengar asing bagi kita. Algorithms merupakan salah satu pattern pemecahan masalah yang dilakukan dengan cara menemukan satu solusi yang paling tepat pada masalah tersebut. Maksudnya, alternative ini menemukan jawaban yang pasti untuk memecahkan masalah tersebut.

            Hubungannya pada kognitif anak mulai tampak pada saat anak sudah masuk ke jenjang persekolahan. Biasanya penerapan alternative ini dipakai anak dalam menyelesaikan problem matematis dan logika, karena secara umum hanya proses matematis dan logika yang biasanya memiliki jawaban pasti. Anak biasanya menggunakan kognitif mereka dalam menyelesaikan masalah logika. Pada hal tersebut, maka anak tersebut secara tidak langsung sudah menggunakan proses Algorithms.

            Kegunaan Algorithms tersebut sesuai dengan pengertiannya. Yaitu menemukan jawaban yang pasti. Hal ini sebenarnya akan membantu anak memperoleh resiko kesalahan, karena ini hanya mempunyai satu jawaban pasti. Sama seperti Proses kognitif Teori Piaget, pada awalnya anak tidak akan mengerti, tapi cepat atau lambat dia kana berakomodasi dengan proses Algoritms tersebut.

Sumber :
Santrock, John . 2010. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta : Kencana
Lahey, Benjamin.2007. Psychology an Introduction. New York : Mc Graw Hills